Sabtu, 11 Mei 2013

Artikel Otomotif

PENGALAMAN MENGGUNAKAN BAN TUBELESS PADA KENDARAAN SEPEDA MOTOR

Jika velg motor anda racing dan masih memakai ban konvensional, sedikit banyak pastinya banyak goresan disekitar velg. Khususnya bagian yang terdekat dengan bagian ban. Jika motor-motor itu baru dan begitu banyak goresan di velg, bisa dipastikan tukang tambal ban yang ‘jorok’lah penyebabnya. 

Cara konvensional dapat merusak ban..Cara konvensional dapat merusak ban..Maka dari itu, pemilik kendaraan bermotor, sudah saatnya memilih ban motor Tubeless. Karena, harga yang sedikit mahal tidak ada artinya jika membuat kendaraan menjadi tampil prima dan terjaga keawetannya. 

Mendeteksi kebocoran pada ban tubeless..Mendeteksi kebocoran pada ban tubeless..Ban yang tidak memerlukan ban dalam ini, selain dapat mencegah kempes tiba-tiba seperti ban konvensional jika tertusuk benda tajam. Tentunya velg anda tidak akan baret-baret alias ‘terluka’ akibat pekerjaan tukang tambal ban yang sembrono saat mencongkel ban ketika menambal. 

Nih, pakunya..!Nih, pakunya..!Ban tubeless, jika berkurang tekanan anginnya, maka ban tersebut akan bocor. Tapi tidak perlu lantas panik dan mencari tukang tambal ban tubeless. Sebab tukang tambal tersebut justru akan memperparah kondisi ban pada lubang yang bocor. Cara kuno tukang tambal ban yaitu dengan memasukkan dengan paksa tali serabut karet ke sela-sela bagian yang bocor pada ban. Dan kebiasaan itu justru akan membuat ban motor bertambah parah. Bisa-bisa bocor yang hanya selubang jarum menjadi sebesar paralon. 

Tukang tambal ban... Tukang tambal ban... Sebenarnya cara mengatasi ban tubeless yang bocor itu mudah kok, cuma menambahkan kembali angin pada ban tubeless. Keunggulannya: ban tersebut memang dirancang untuk dapat bertahan dari kejadian semacam itu- agar besok pagi Anda bisa menambalnya sendiri di rumah, dengan lem sejenis power glue yang banyak dijual dimana-mana. 

Untuk mendeteksi lokasi bocor, pompa ban Anda kemudian siramilah perlahan dengan air. Jika mendapatkan bagian yang terdapat gelembung udara, maka disanalah kebocoran itu berasal. Lalu, segeralah keringkan dengan kain lap dan tunggu beberapa saat. 

Ban tubeless...Ban tubeless...Setelah itu teteskanlah lem power glue ke bagian yang bocor, kalau bisa sampai meresap ke dalam. Selain lem, terkadang disertai dengan sedotan kecil yang dimaksudkan untuk dapat menjangkau bagian-bagian yang dalam dan kecil sekalipun. 

Lalu, tunggulah beberapa menit hingga lem tersebut benar-benar merekat. Dijamin, selain kuat dan anti gagal, waktu dan uang Anda tidak terbuang percuma. Dan juga kemulusan velg anda dapat terjaga serta tidak merusak jaringan karet. Benang dan kawat ban yang biasanya dilakukan oleh tukang tambal ban dengan cara mereka yang benar-benar konvensional dan merusak. 

Kelemahannya karakteristik ban tubeless bersifat lebih keras dibandingkan dengan ban biasa. Hal ini berpengaruh bila sering digunakan pada medan jalan yang rusak, yang mana dapat mendorong kerusakan pelek, kebocoran sil sok dan memperpendek usia bearing. Sehingga ban tubeless lebih efektif penggunaannya untuk jalan raya perkotaan. 

Ban tubeless juga tidak dianjurkan terlalu banyak tambalan, jadi walaupun bannya masih tebal lebih baik diganti. Tonjolan – tonjolan bekas tambal ban tubeless dapat mengurangi kestabilan putaran ban dan timbul ketidaknyamanan berkendara. 

Pengecekan tekanan ban tubeless harus rutin dilakukan, mengingat tekanan udara yang kurang dapat menyebabkan ban gampang bocor, akibat udara dalam ban bisa bocor lewat sekeliling bibir ban. Solusinya pengisian ban dengan angin Nitrogen dianjurkan, sebab sifatnya yang tidak panas sehingga tidak akan membuat massa jenis udara lebih berat yang akibatnya membuat ban jadi lebih keras. Jadi penggunaan tipe ban sangat bergantung kepada kita, bagaimana cara kita berkendara? Dan yang terpenting faktor keselematan adalah yang utama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar